COVID-19 Scanner Area Kab. Bandung Scan Area
Selamat Datang di Aplikasi Pusat Informasi & Koordinasi COVID-19 Gugus Tugas Kabupaten Bandung
action-shape
safe-actions
green-signal

Tetap Berada di Rumah Saja.

green-signal

Menggunakan masker

green-signal

Cuci tangan dengan air dan sabun minimal 20 detik atau gunakan hand sanitizer berbasis alkohol minimal 60 persen.

green-signal

Terapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan-makanan bergizi dan rutih berolahraga.

green-signal

Menjaga daya tahan tubuh

red-signal

Cucilah tangan secara teratur, terutama sebelum dan setelah makan

red-signal

Hindari Keramaian

red-signal

Menghindari kontak dengan hewan yang berpotensi menularkan coronavirus

red-signal

Hindari kontak secara fisik secara langsung.

red-signal

Agar tidak tertular virus ini, Anda disarankan untuk tidak bepergian ke tempat-tempat yang sudah memiliki kasus infeksi virus Corona atau berpotensi menjadi lokasi penyebaran coronavirus.

Cara Efektif agar Tidak Tertular

Coronavirus telah menyerang ribuan orang di berbagai negara dan menelan ratusan korban jiwa. Agar tidak terkena penyakit infeksi yang sedang mewabah ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona.

Hal yang Harus Dilakukan
  • Tutup mulut saat bersin/batuk dengan tisu atau gunakan masker. Buang tisu atau masker pada tempat sampah tertutup.
  • Cuci tangan dengan air dan sabun minimal 20 detik atau gunakan hand sanitizer berbasis alkohol minimal 60 persen.
  • Bersihkan dan lakukan disinfeksi permukaan benda yang sering disentuh seperti smartphone, kunci, atau gagang pintu.
  • Terapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan-makanan bergizi dan rutih berolahraga.
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan
  • Berada dekat dengan orang yang sedang sakit, batuk, atau bersin.
  • Menyentuh hidung, mulut, atau mata dengan tangan yang tidak steril.
  • Menimbun masker atau barang-barang yang saat ini dibutuhkan orang banyak.
  • Bepergian ke luar rumah saat sedang sakit atau menunjukkan gejala COVID-19.
action-shape

Seputar COVID-19

Pertanyaan yang sering ditanyakan mengenai COVID-19.

  • Siapa yang termasuk Orang Dalam Pemantauan (ODP)?

    Orang Dalam Pemantauan (ODP) COVID-19 adalah jika kamu mengalami gejala demam (>38 C) atau ada riwayat demam ATAU ISPA tanpa pneumonia DAN memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.

  • Siapa yang termasuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP)?

    Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 adalah orang mengalami gejala demam (>38 C) atau ada riwayat demam, ISPA, pneumonia ringan hingga berat serta memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit atau kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 dalam 14 hari terakhir.

  • Apakah sudah ada vaksin atau obat untuk COVID-19?

    Saat ini, belum ada vaksin atau pengobatan spesifik untuk coronavirus. Pengobatan untuk penyakit ini hanya berdasarkan gejala saja berupa perawatan suportif.

  • Bagaimana mengantisipasi penularan COVID-19?

    Hingga saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah penularan COVID-19 tetapi Anda dapat melakukan tindakan pencegahan agar tidak tertular. Diantaranya dengan :

    Menjaga kesehatan dan kebugaran agar sistem imunitas/kekebalan tubuh meningkat

    Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau menggunakan alkohol 70-80% handrub sesuai langkah-langkah mencuci tangan yang benar. Mencuci tangan sampai bersih merupakan salah satu tindakan yang mudah dan murah. Dan, sebagian besar penyebaran penyakit akibat virus dan bakteri bersumber dari tangan. Karena itu, menjaga kebersihan tangan adalah hal yang sangat penting.

    Ketika batuk dan bersin, upayakan menjaga agar lingkungan Anda tidak tertular. Tutup hidung dan mulut Anda dengan tisu atau dengan lipatan siku tangan bagian dalam (bukan dengan telapak tangan) dan gunakan masker.

    Gunakan masker penutup mulut dan hidung (tipe masker bedah) ketika Anda sakit, dan masker harus diganti secara berkala. Masker cuci pakai, tidak diperkenankan

    Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah dan cucilah tangan Anda.

    Hindari konsumsi protein berbahan dasar hewani yang tidak diolah (mentah)/diolah setengah matang

    Jika Anda berencana berkunjung ke daerah/negara dengan risiko tinggi COVID-19, terapkan perilaku hidup bersih dan sehat untuk menjaga daya tahan tubuh Anda agar terhindar dari infeksi Coronavirus Jika Anda mengalami gejala mirip dengan gejala COVID-19 sepulang dari daerah atau negara dengan risiko tinggi COVID-19, Anda tidak perlu panik. Segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat dan beritahukan kepada petugas kesehatan tentang riwayat perjalanan Anda. Atau menghubungi Posko COVID-19 di nomor 112 atau 119.

  • Apakah di Indonesia sudah ditemukan kasus yang terinfeksi?

    Anda dapat melihat informasi mengenai ODP dan PDP sekaligus orang positif COVID-19 pada portal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di https://infeksiemerging.kemkes.go.id/ .

  • Berapa banyak orang yang telah terinfeksi oleh COVID-19 dan negara mana saja yang sudah ada kasusnya?

    WHO secara ketat memantau situasi terkini dan secara teratur menerbitkan informasi tentang penyakit ini. Informasi lebih lanjut mengenai penyakit ini dapat dilihat melalui:https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/situation-reports.

  • Apakah COVID-19 seprti SARS?

    Virus penyebab COVID-19 dan SARS berasal dari keluarga besar virus yang sama, namun dengan jenis yang berbeda. SARS adalah virus corona yang diidentifikasi pada tahun 2003. Gejala SARS mirip dengan COVID-19, namun dengan kondisi/gejala yang lebih berat.

  • Bisakah manusia terinfeksi COVID-19 dari hewan?

    Sampai saat ini, penyebab penularan masih belum diketahui secara pasti..

  • Apakah gejala yang saya alami termasuk gejala COVID-19?

    Apakah Anda mengalami Gejala COVID-19 sebagai berikut: Demam suhu tinggi
    Batuk
    Pilek
    Nyeri tenggorokan/menelan
    Sesak napas
    Jika ada gejala di atas DAN ada riwayat perjalanan dari negara terjangkit COVID-19 atau Anda terpapar dengan pasien Positif COVID-19, hubungi nomor darurat tanggap COVID-19 Bandung Command Center di 112 atau 119 untuk mendapat arahan lebih lanjut.

  • Sepertinya saya berinteraksi dengan orang terjangkit COVID-19, apa yang harus saya lakukan?

    Segera hubungi nomor darurat tanggap COVID-19 Bandung Command Center di 112 atau Dinas Kesehatan di nomor 119.

  • Apakah masker kesehatan dapat mencegah COVID-19?

    Penggunaan masker terutama pada orang yang sehat dinilai belum efektif mencegah penularan penyakit COVID-19.

  • Apakah saya harus menjauhi transportasi umum, acara kumpul-kumpul, festival, atau tempat keramaian lainnya?

    Jika Anda sehat, Anda tidak perlu menjauhi tempat umum atau kerumunan/keramaian. Namun jika Anda sakit, Anda disarankan untuk istirahat di rumah. Tetapi, jika anda diharuskan/terpaksa untuk keluar rumah atau berada dalam kerumunan, gunakan masker dengan baik dan benar serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah beraktivitas di luar.

  • Apa yang harus saya lakukan ketika saya mengalami gejala COVID-19 saat sedang di luar rumah?

    Jika Anda mengalami gejala demam/batuk/pilek/nyeri tenggorok atau sesak napas ketika Anda berada di luar rumah, segera menjauh dari keramaian dan hubungi Tim Tanggap COVID-19 di nomor 112 atau 119.

  • Apa yang akan terjadi jika tenaga medis profesional menyatakan saya mungkin terjangkit COVID-19?

    Jika Anda diduga terjangkit COVID-19, Tim Tanggap COVID-19 akan mengambil beberapa sampel untuk diuji, misalnya: Lendir dari hidung, tenggorokan, atau paru-paru, dan/atau darah Dan, anda akan diisolasi dari orang lain sampai dikonfirmasi apakah Anda negatif terinfeksi virus corona.

  • Bisakah saya jika dites jika saya merasa tejangkit COVID-19?

    Tes untuk coronavirus hanya dilakukan jika ada kemungkinan besar Anda memiliki penyakit tersebut Misalnya jika: Anda melakukan kontak dekat dengan seseorang dengan orang yang positif COVID-19

    br> Anda bepergian ke negara atau daerah dengan risiko COVID-19 tinggi dalam 14 hari terakhir

    br>Dalam kasus ini, Anda dapat menghubungi nomor 112 atau 119.

  • Bisakah antibiotik menyembuhkan atau mencegah penularan COVID-19?

    Antibiotik tidak untuk penyakit yang diakibatkan oleh virus jenis apapun, termasuk coronavirus. Antibiotik mungkin diberikan kepada beberapa orang yang terjangkit COVID-19 dengan komplikasi infeksi bakteri.

  • Seberapa efektif pemindai suhu badan dalam mendeteksi orang terjangkit COVID-19?

    Pemindai suhu tubuh dinilai efektif dalam mendeteksi orang dengan suhu tinggi yang dapat disebabkan oleh coronavirus. Tetapi, alat ini tidak dapat mendeteksi orang yang terjangkit COVID-19 dengan gejala suhu tinggi yang tidak ditemukan.

  • Teman kantor/sekolah/kuliah atau tetangga saya baru pulang dari Tiongkok atau luar negeri, apa yang harus saya lakukan?

    Berinteraksilah seperti biasa dengan teman Anda, tetap jaga daya tahan tubuh Anda dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Dalam 14 hari, selalu cek suhu dan gejala yang ada.

    Jika ada peningkatan suhu atau muncul gejala batuk/pilek/nyeri tenggorok/sesak napas, hubungi nomor darurat tanggap COVID-19 Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di 119 atau Dinas Kesehatan di nomor 082118219287 untuk mengetahui apa yang harus dilakukan.

  • Apakah COVID-19 hanya menyerang orang yang sudah tua? Ataukah anak-anak juga dapat terjangkit?

    Semua orang dari berbagai usia, berisiko terinfeksi coronavirus. Pada lansia dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti asma, diabetes, penyakit jantung) lebih cenderung mengalami kondisi yang parah atau komplikasi yang berat.

    Semua orang harus mengikuti langkah-langkah sederhana untuk menghentikan virus seperti penyebaran virus corona, misalnya dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air.

  • Bisakah saya terjangkit COVID-19 dari makanan atau makanan yang dikirim?

    Saat ini tidak ada bukti bahwa penularan coronavirus penyebab COVID-19 dari makanan. Virus seperti coronavirus tidak bisa hidup lama di luar tubuh. Tapi kewaspadaan harus selalu ada, yakni dengan menjaga kebersihan dan ke-higienis-an makanan dan alat makan.

service-shape
service-shape

Kenali Gejalanya

Jangan Panik, Kenali gejalanya dan deteksi virus corona sejak dini. Hanya perlu mengatur jarak, hindari bersalaman dan bila sakit memakai masker, dan jaga kebersihan

service

Demam

Demam menunjukkan gejala awal corona, demam biasanya mencapai suhu 38 derajat celcius keatas

service

Batuk Kering

Batuk Kering tidak beriak dan berulang ulang merupakan tanda infeksi aktif di paru-paru, yang mungkin bisa disebabkan karena COVID-19

service

Sakit Tenggorokan

Infeksi COVID-19 akan melalui jalur pernafasan sehingga dapat mengakibatkan radang pada tenggorokan dan rasa nyeri.

service

Lemas

Infeksi COVID-19 yang telah menyebar ke seluruh tubuh akan menghabiskan energi yang banyak sehingga seringkali dapat mengakibatkan lemas

service

Sakit Kepala

Dengan adanya demam yang tinggi, COVID-19 seringkali diikuti dengan gejala sakit kepala

service

Sesak Nafas

Apabila COVID-19 berkembang dengan cepat dan besar di paru-paru, fungsi paru akan menurun sehingga terjadi sesak nafas